Peredaran Narkoba Masih Aktif Dan Diduga Belum Bisa Dihentikan Oleh Pihak Terkait Di Daerah Karo



NEWSNTT - Sangat membuat resah dan gelisah hati warga yang berdekatan dengan setiap lokasi terjadinya transaksi dan Penyalahgunaan Narkoba karena aktivitas mereka belum bisa di hentikan hingga saat ini , Rabu ( 11/02/2026 ).

Informasi yang sudah beredar luas dan jadi pembicaraan hangat dalam masyarakat dan sudah di ketahui kepolisian sejak sekira sembilan hari terakhir .

Apabila dalam pantauan dilakukan terlihat masih di bangun barak barak kecil sebagai tempat transaksi di lokasi.

Tampak dibuat sebagai tempat transaksi yakni di desa Martelu kecamatan Lau baleng dan desa Mardinding den diduga sebagai pengedar Inisial Pari, dan pengedar di desa Buluh Pancur inisial Simon Tarigan .

Kemudian ditemukan di desa Lau Pakam kecamatan Mardinding yang aktivitas narkoba dipandu oleh inisial Perdana.

Kelompok jaringan Tanta Ginting dapat dilihat dengan menggunakan sistem loket untuk mempermudah aktivitas transaksi dan dijuluki warga sebagai Zona merah peredaran narkoba.

Saat ini dugaan peredaran dan transaksi narkoba tersebut menimbulkan berbagai sorotan dan kecaman publik karena diduga ada oknum Aparat penegak hukum yang terlibat sebagai tameng bagi para bandar dan membuat para petugas penyelidikan terkesan lengah dan lamban menindak tegas dalam proses hukum.

Sementara itu Kapolres Karo AKP Febriandi Haloho melalui kasat Narkoba,AKP JH.patdede menyampaikan tanggapan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan mengakui telah lakukan penyelidikan ke lokasi namun tidak menemukan aktivitas peredaran narkoba.

" Dibeberapa lokasi dari informasi warga yang kami terima , sudah kita cek ke lapangan ,namun tidak menemukan aktivitas peredaran narkoba,dan selanjutnya giat pengecekan nanti akan kita rilis," tegas AKP JH Pardede.

Lebih lanjut JH Pardede mengatakan biarpun diawal penyelidikan ini belum berbuah hasil namun pihaknya akan terus mengerahkan seluruh personilnya untuk menindaklanjuti.

" Biarpun diawal ini hasil nihil,Kami akan terus mengerahkan personil untuk mendalami informasi warga tersebut " tegas JH Pardede.

 ( Eko )

Lebih baru Lebih lama